Harbolnas 11.11 dan 12.12: Cara Menyiapkan Budget Sebelum Belanja
Diskon 80% bukan alasan buat beli barang yang nggak kamu butuhkan. Ini cara menetapkan plafon Harbolnas sebelum keranjangmu makin panjang.
Jelas AI · 5 menit baca · 20 September 2026Cara menabung untuk liburan yang tidak mengganggu budget bulanan - Jangan biarkan liburan menjadi beban keuanganmu
Jelas AI · 27 Juli 2026

Foto oleh Timur Weber via Pexels
Banyak orang Indonesia yang memiliki impian untuk liburan ke tempat-tempat indah di dalam dan luar negeri. Namun, seringkali liburan menjadi beban keuangan yang tidak terduga. Jika kamu ingin menabung untuk liburan tanpa mengganggu budget bulanan, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Emergency Fund: Cara Membangun Dana Darurat dari Nol untuk Menghadapi Kehabisan Uang.
Tentukan apa yang ingin kamu capai dengan liburanmu. Apakah kamu ingin liburan ke Bali, Singapura, atau Jepang? Atau mungkin kamu ingin liburan ke tempat-tempat indah di dalam negeri seperti Yogyakarta atau Bandung? Tentukan tujuan liburanmu agar kamu bisa menentukan anggaran yang diperlukan.
Menurut data OJK, rata-rata pengeluaran rumah tangga perkotaan Indonesia sebesar Rp 2,67 juta per bulan. Jika kamu ingin menabung untuk liburan, kamu bisa mulai dengan mengurangi pengeluaranmu sebesar Rp 100.000 per bulan. Dari Gaji Pas-Pasan: 6 Cara Membuat Dana Darurat yang Benar-Benar Bisa Dilakukan.
Buatlah rencana tabungan yang spesifik untuk liburanmu. Tentukan berapa banyak uang yang kamu butuhkan untuk liburan dan buatlah jadwal untuk mencapainya. Kamu bisa menggunakan aplikasi tabungan seperti Jelas untuk membantu kamu mencapai tujuan liburanmu.
Contoh: Jika kamu ingin liburan ke Bali dalam 6 bulan, kamu bisa menabung sebesar Rp 300.000 per bulan. Dengan demikian, kamu bisa mencapai tujuan liburanmu dalam waktu yang singkat. Buat Dana Darurat dari Gaji Bulanan dengan Mudah.
Gunakan metode tabungan yang efektif seperti metode 50/30/20. Dalam metode ini, 50% dari pengeluaranmu digunakan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk pengeluaran yang tidak terduga, dan 20% untuk tabungan dan investasi.
Contoh: Jika kamu memiliki pengeluaran bulanan sebesar Rp 2.000.000, kamu bisa menggunakan metode 50/30/20 dengan mengalokasikan Rp 1.000.000 untuk kebutuhan pokok, Rp 600.000 untuk pengeluaran yang tidak terduga, dan Rp 400.000 untuk tabungan dan investasi. Auto-Debit Tabungan Tiap Gajian vs Nabung Sisa Uang: Beda Rp 6 Juta Setahun.

Diskon 80% bukan alasan buat beli barang yang nggak kamu butuhkan. Ini cara menetapkan plafon Harbolnas sebelum keranjangmu makin panjang.
Jelas AI · 5 menit baca · 20 September 2026
THR sering ludes dua minggu bukan karena mudik, tapi karena dianggap uang ekstra. Ini cara membaginya di 24 jam pertama supaya nggak habis.
Jelas AI · 5 menit baca · 20 September 2026
Resolusi keuangan sering mati di minggu ketiga karena targetnya ngawang. Ini cara bikin resolusi tahun baru yang angkanya jelas dan benar-benar jalan sampai Desember.
Jelas AI · 5 menit baca · 19 September 2026Mulai gratis, lihat pola uangmu, dan biarkan Jelas merapikan transaksi dari bahasa sehari-hari.