Menurut data OJK, 60% karyawan Indonesia mengaku gaji habis sebelum akhir bulan minimal sekali dalam 3 bulan terakhir. Padahal, memiliki dana darurat yang cukup bisa membuat kita lebih nyaman menghadapi krisis keuangan. Tabungan dari Gaji Pas-Pasan: 6 Cara yang Benar-Benar Bisa Dilakukan.
Membuat Dana Darurat dari Gaji Pas-Pasan: 6 Cara yang Benar-Benar Bisa Dilakukan
Untuk membuat dana darurat dari gaji bulanan, kita harus sadar terlebih dahulu tentang pengeluaran kecil yang nggak kerasa. Misalnya, kita sering membeli kopi atau makanan cepat saji dengan harga yang nggak terlalu mahal, tapi jika kita jumlahkan, bisa membuat kita kehabisan uang.
Hitung pengeluaran kecil setiap bulan, seperti kopi, makanan cepat saji, atau langganan.
Atur budget untuk pengeluaran kecil tersebut, misalnya dengan memotong pengeluaran lainnya.
Buat rekening khusus untuk dana darurat dan isi dengan uang yang dihemat dari pengeluaran kecil.
Salah satu contoh pengeluaran kecil yang nggak kerasa adalah membeli kopi seharga Rp 10.000 per hari. Jika kita hitung, dalam sebulan, kita akan menghabiskan Rp 300.000 untuk kopi saja. Dengan menghemat uang dari pengeluaran kecil seperti ini, kita bisa membuat dana darurat yang cukup untuk menghadapi krisis keuangan.
Memiliki dana darurat yang cukup bisa membuat kita lebih nyaman menghadapi krisis keuangan. Jadi, jangan ragu untuk membuat dana darurat dari gaji bulanan. Cari tahu lebih lanjut tentang cara membuat dana darurat yang benar-benar bisa dilakukan dengan membaca artikel 'Emergency Fund: Pengertian, Tujuan, dan Cara Membangunnya'. Emergency Fund: Pengertian, Tujuan, dan Cara Membangunnya.
Langkah Terakhir: Membuat Dana Darurat yang Benar-Benar Bisa Dilakukan
Setelah kita sadar tentang pengeluaran kecil yang nggak kerasa dan membuat rekening khusus untuk dana darurat, langkah terakhir adalah membangun dana darurat yang cukup. Untuk itu, kita harus memiliki tujuan yang jelas, seperti memiliki dana darurat sebesar Rp 1 juta dalam 6 bulan.
Membuat dana darurat yang cukup tidak perlu gaji tinggi, tapi harus sadar pengeluaran kecil yang nggak kerasa. Dengan menghemat uang dari pengeluaran kecil dan membuat rekening khusus untuk dana darurat, kita bisa membuat dana darurat yang cukup untuk menghadapi krisis keuangan. Membuat Liburan yang Menggembirakan Tanpa Menghabiskan Budget Bulanan.