Sudah menjadi hal umum di Indonesia, harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan lain-lain sering kali mengalami kenaikan. Ini tentu membuat kita harus menghadapi tantangan baru dalam mengatur keuangan. Namun, jangan khawatir! Berikut adalah 5 tips mengatur keuangan yang bisa membantu kamu menghadapi harga naik. Mengatur Keuangan Pribadi dengan Lebih Bijak.
1. Buat Anggaran yang Realistis
Menghadapi harga naik tidak sama dengan mengurangi kebutuhan. Justru, kamu perlu membuat anggaran yang realistis untuk memenuhi kebutuhan pokok dan tidak mengorbankan kebutuhan lainnya. Misalnya, kamu bisa mengurangi pengeluaran pada kebutuhan yang tidak terlalu penting, seperti makan di luar atau berbelanja online.
Berdasarkan data BPS, 6 dari 10 karyawan di Indonesia mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan. Oleh karena itu, penting untuk membuat anggaran yang realistis untuk memenuhi kebutuhan pokok. Panduan Lengkap Mengatur Keuangan Pribadi untuk Pemula.
2. Gunakan Metode Pengeluaran 50/30/20
Metode pengeluaran 50/30/20 adalah salah satu cara efektif dalam mengatur keuangan. 50% dari pengeluaran kamu digunakan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk kebutuhan lain, dan 20% untuk simpanan. Dengan metode ini, kamu bisa memastikan bahwa kamu tidak mengorbankan kebutuhan pokok.
Menurut survei Jakpat, 79% Gen Z Indonesia merasa memahami pengelolaan keuangan pribadi. Namun, masih ada 21% yang tidak memahami. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan metode pengeluaran yang efektif. Mengatur Keuangan Pribadi dengan Jelas: Panduan Langkah demi Langkah.
3. Gunakan Aplikasi Pencatat Keuangan
Gunakan aplikasi pencatat keuangan seperti Jelas untuk membantu kamu mengatur keuangan. Aplikasi ini dapat membantu kamu mencatat pengeluaran, membuat anggaran, dan memantau keuangan secara real-time.
Berdasarkan data OJK, tingkat kepemilikan asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 19,4%. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan aplikasi pencatat keuangan untuk memantau keuangan.
4. Mengurangi Pengeluaran pada Kebutuhan Tidak Penting
Mengurangi pengeluaran pada kebutuhan tidak penting adalah salah satu cara efektif dalam mengatur keuangan. Misalnya, kamu bisa mengurangi pengeluaran pada makan di luar atau berbelanja online.
Menurut survei Jakpat, 6 dari 10 karyawan di Indonesia mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi pengeluaran pada kebutuhan tidak penting.
5. Membuat Simpanan
Membuat simpanan adalah salah satu cara efektif dalam mengatur keuangan. Kamu bisa membuat simpanan dengan cara menghemat pengeluaran atau dengan cara menginvestasikan uang.
Berdasarkan data BPS, 21% karyawan di Indonesia tidak memiliki simpanan. Oleh karena itu, penting untuk membuat simpanan untuk menghadapi kenaikan harga.