Kira-kira 6 dari 10 karyawan Indonesia mengaku gaji habis sebelum akhir bulan minimal sekali dalam 3 bulan terakhir. Apa yang bisa kamu lakukan untuk menghindari kejadian ini?
Mungkin kamu baru saja mendapatkan gaji pertama sebagai karyawan baru, dan sudah langsung merasakan kecemasan karena gaji kamu langsung habis sebelum akhir bulan. Menurut data OJK, lebih dari 60% karyawan Indonesia mengaku gaji habis sebelum akhir bulan minimal sekali dalam 3 bulan terakhir. Aplikasi Keuangan vs Excel: Mana yang Lebih Efektif untuk Tracking Pengeluaran?.
Sebenarnya, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatur gaji pertama agar tidak langsung habis. Pertama, kamu perlu membuat budget yang realistis. Berapa saja pengeluaran kamu yang wajib dibayar setiap bulan, seperti biaya hidup, transportasi, dan lain-lain?
Langkah 1: Buat Budget yang Realistis
Buatlah daftar pengeluaran kamu yang wajib dibayar setiap bulan. Kemudian, kamu bisa mengalokasikan gaji kamu ke setiap pengeluaran tersebut. Misalnya, kamu bisa mengalokasikan 30% untuk biaya hidup, 20% untuk transportasi, dan 10% untuk lain-lain.
Langkah 2: Prioritaskan Pengeluaran yang Paling Penting
Setelah kamu membuat budget yang realistis, kamu perlu memprioritaskan pengeluaran yang paling penting. Misalnya, jika kamu memiliki utang yang harus dibayar, maka kamu perlu memprioritaskan pembayaran utang terlebih dahulu. Mengatur Keuangan Pribadi Setelah Lulus: Tips untuk Fresh Graduate.
Langkah 3: Menggunakan Aplikasi Keuangan
Terakhir, kamu bisa menggunakan aplikasi keuangan untuk membantu kamu mengatur gaji pertama. Aplikasi keuangan seperti Jelas bisa membantu kamu membuat budget yang realistis, memprioritaskan pengeluaran yang paling penting, dan mengalokasikan gaji kamu ke setiap pengeluaran. Cara Catat Pengeluaran Harian Supaya Tahu Uangmu Lari ke Mana.
Ingat, mengatur gaji pertama tidaklah sulit. Kamu hanya perlu membuat budget yang realistis, memprioritaskan pengeluaran yang paling penting, dan menggunakan aplikasi keuangan untuk membantu kamu.