Pernahkah Anda merasa kecewa setelah melihat saldo rekening bank Anda? Mungkin Anda sudah mencoba menghemat uang dengan berbagai cara, tapi masih saja tidak bisa menemukan solusinya. Salah satu penyebabnya mungkin karena pengeluaran makanan yang tidak terkendali. Menurut data BPS Susenas 2022, proporsi pengeluaran makanan dan minuman rumah tangga Indonesia mencapai 49,7% dari total pengeluaran.
Pengeluaran makanan merupakan kategori terbesar dalam struktur pengeluaran rumah tangga Indonesia. Menurut data BPS Susenas 2022, rata-rata pengeluaran rumah tangga perkotaan Indonesia sebesar Rp 2,67 juta per bulan. Sementara itu, survei Jakpat menunjukkan bahwa pengeluaran untuk layanan pesan antar makanan (food delivery) naik rata-rata 23% per tahun sejak 2020. Hal ini menunjukkan bahwa kita semakin mudah untuk menghabiskan uang pada makanan.
5 Kategori Makanan yang Membuat Dompet Boros
Ada beberapa kategori makanan yang paling boros dan perlu dikurangi. Berikut adalah 5 kategori yang paling perlu diperhatikan:
Makanan cepat saji: Makanan cepat saji seperti pizza, burger, dan nasi goreng seringkali menjadi pilihan yang mudah, tetapi juga dapat membuat dompet boros. Sementara harga rata-rata makanan cepat saji sekitar Rp 20.000 - Rp 50.000 per porsi, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya pengiriman dan biaya tambahan.
Makanan kemasan: Makanan kemasan seperti roti, biskuit, dan permen seringkali menjadi pilihan yang mudah, tetapi juga dapat membuat dompet boros. Sementara harga rata-rata makanan kemasan sekitar Rp 5.000 - Rp 20.000 per bungkus, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya pengemasan dan biaya tambahan.
Makanan siap saji: Makanan siap saji seperti sayuran, buah-buahan, dan daging segar seringkali menjadi pilihan yang lebih seimbang, tetapi juga dapat membuat dompet boros. Sementara harga rata-rata makanan siap saji sekitar Rp 20.000 - Rp 50.000 per porsi, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya pengiriman dan biaya tambahan.
Makanan dalam kemasan: Makanan dalam kemasan seperti makanan instan, makanan kering, dan permen seringkali menjadi pilihan yang mudah, tetapi juga dapat membuat dompet boros. Sementara harga rata-rata makanan dalam kemasan sekitar Rp 5.000 - Rp 20.000 per bungkus, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya pengemasan dan biaya tambahan.
Makanan pesan antar: Makanan pesan antar seperti makanan siap saji, makanan cepat saji, dan makanan kemasan seringkali menjadi pilihan yang mudah, tetapi juga dapat membuat dompet boros. Sementara harga rata-rata makanan pesan antar sekitar Rp 20.000 - Rp 50.000 per porsi, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya pengiriman dan biaya tambahan.
Cara Mengurangi Pengeluaran Makanan
Untuk mengurangi pengeluaran makanan, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:
Membuat daftar belanja sebelum membeli makanan.
Membeli makanan dalam jumlah yang lebih sedikit.
Membuat makanan sendiri daripada membeli makanan siap saji.
Menggunakan makanan dalam kemasan yang lebih murah.
Menggunakan makanan pesan antar yang lebih murah.
Penutup
Pengeluaran makanan dapat menjadi salah satu penyebab utama dompet boros. Namun, dengan mengetahui 5 kategori makanan yang paling boros dan melakukan beberapa hal untuk mengurangi pengeluaran makanan, Anda dapat membuat dompet lebih seimbang. Jangan lupa untuk selalu mempertimbangkan biaya pengiriman dan biaya tambahan ketika membeli makanan.
Jika Anda ingin membuat dompet lebih seimbang, Anda dapat menggunakan aplikasi Jelas untuk membantu Anda mengelola pengeluaran makanan dan lain-lain.