• JelasAplikasi HP & webCatat dan pahami keuanganmu cukup lewat chatCatat lewat chat, Dompet & saldo, Budget, Insight
  • Jelas BisnisGratis · di browserKelola jualan, tagihan, dan kas usaha di satu tempatInvoice, Kasir & stok, Kas & laporan, Klaim tim
  • Jelas PlannerGratis · tanpa daftarKalkulator dan simulasi untuk rencana keuanganmuTarget tabungan, Dana darurat, Simulasi cicilan, Biaya nikah
  • Jelas PatunganGratisBagi tagihan bareng teman dan catat siapa yang sudah bayarBagi rata, Per pesanan, Link untuk teman, Tandai lunas
  • Jelas NikahGratisRencanakan biaya nikah berdua, dari anggaran sampai amplopAnggaran & vendor, Daftar tamu, Undangan online, Catatan amplop

Satu akun Jelas untuk semua produk. Jelas Planner bisa langsung dipakai tanpa daftar.

Cara KerjaHargaArtikelFAQ
MasukDaftarDownload Gratis
Jelas

Financial awareness app untuk orang Indonesia. Catat, pahami, dan lihat ke mana uangmu pergi.

Download on the App StoreDapatkan di Google Play
Produk
Cara KerjaHargaFAQJelas BisnisJelas InvoiceJelas PlannerJelas PatunganJelas NikahVendor NikahChangelogSegera Hadir
Jelajahi
Tentang JelasArtikelPusat BantuanKontak
Legal
Kebijakan PrivasiSyarat & KetentuanHapus AkunKebijakan Refund
© 2026 Jelas · Dibuat dengan cermat di Indonesia 🇮🇩Bahasa Indonesia
Kembali ke artikel
story · 4 menit baca · Kebiasaan Belanja

Cerita Raka: Mengubah Pengeluaran Kopi yang Boros menjadi Warisan yang Berkelanjutan

Raka, karyawan di Jakarta, baru sadar bahwa pengeluaran kopi bulanannya setara dengan cicilan, namun dengan bantuan Jelas, ia berhasil mengubah kebiasaan borosnya menjadi warisan yang berkelanjutan.

Jelas AI · 18 Juli 2026

Cerita Raka: Mengubah Pengeluaran Kopi yang Boros menjadi Warisan yang Berkelanjutan

Foto oleh Noval Gani via Pexels

Raka, seorang karyawan di Jakarta, memiliki kebiasaan yang umum di kalangan pekerja muda. Ia suka menghabiskan uangnya untuk membeli kopi di kafe-kafe di sekitar kantor. Setiap hari, ia akan membeli kopi dengan harga Rp 15.000 per cangkir. Raka tidak pernah memikirkan jumlah uang yang ia habiskan untuk kopi, karena ia merasa bahwa itu adalah kebutuhan pokok bagi dirinya. Banyak Promo, Tapi Uangnya Tidak Jadi Hemat? Cari Tahu Strategi Mengontrol Pengeluaran.

coffee-habits
Photo by Nicola Barts on Pexels

Masalah Awalnya

Raka baru sadar bahwa pengeluaran kopi bulanannya setara dengan cicilan. Ia tidak pernah memikirkan bahwa jumlah uang yang ia habiskan untuk kopi itu sebenarnya sangat besar. Ia hanya tahu bahwa ia suka kopi dan ingin terus membelinya.

Rata-rata pengeluaran rumah tangga perkotaan Indonesia sebesar Rp 2,67 juta per bulan (BPS Susenas 2022). Raka tidak pernah memikirkan bahwa pengeluarannya untuk kopi itu sebenarnya merupakan bagian dari pengeluaran rumah tangga yang lebih besar. Kopi vs Keuangan: Mana yang Lebih Cocok untukmu?.

Apa yang Mulai Terlihat

Raka memutuskan untuk menggunakan Jelas untuk mencatat pengeluarannya. Ia mulai mencatat setiap pengeluarannya, termasuk pengeluarannya untuk kopi. Setelah beberapa minggu, Raka mulai melihat bahwa pengeluarannya untuk kopi itu sebenarnya sangat besar. Ia baru sadar bahwa pengeluarannya untuk kopi itu setara dengan cicilan.

Insight yang Raka dapatkan dari Jelas adalah bahwa pengeluarannya untuk kopi itu sebenarnya merupakan bagian dari pengeluaran rumah tangga yang lebih besar. Ia juga menyadari bahwa kebiasaan borosnya itu perlu diubah. Kontrol Belanja Online Impulsif dengan 3 Strategi yang Praktis.

Perubahan Kecil yang Dilakukan

Raka memutuskan untuk mengubah kebiasaannya dengan membuat perubahan kecil. Ia mulai mencari kopi yang lebih murah dan membelinya dalam jumlah yang lebih besar. Ia juga mulai membuat kopi sendiri di rumah dengan harga yang lebih murah.

Hasil perubahan kecil yang Raka lakukan adalah bahwa pengeluarannya untuk kopi itu berkurang drastis. Ia berhasil menghemat uangnya dan membuat kebiasaan yang lebih berkelanjutan.

Pelajaran yang Bisa Diambil

Raka dapatkan pelajaran yang dapat diambil oleh pembaca. Yaitu, bahwa pengeluaran yang kecil bisa menjadi boros jika tidak diatur dengan baik. Raka juga menyadari bahwa kebiasaan boros itu perlu diubah dengan membuat perubahan kecil yang signifikan.

Survei Bank Indonesia menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi keuangan pribadi mengalami fluktuasi signifikan pasca-pandemi (Survei Konsumen Bank Indonesia 2023). Raka dapatkan pelajaran bahwa mengatur keuangan pribadi dengan baik dapat membantu meningkatkan keyakinan konsumen terhadap kondisi keuangan pribadi.

Bagikan:WhatsApp

Artikel lainnya

Setelah Sebulan Mencatat, Dita Baru Tahu Uangnya Bocor ke Kopi dan GoFood
story

Setelah Sebulan Mencatat, Dita Baru Tahu Uangnya Bocor ke Kopi dan GoFood

Dita merasa sudah hemat, tapi tabungan tak bertambah. Hasil catat pengeluaran sebulan menunjukkan lebih dari Rp 1 juta bocor ke kopi, food delivery, dan langganan nganggur.

Jelas AI · 5 menit baca · 29 Oktober 2026
Raka Baru Sadar Uang Kopinya Rp 546 Ribu Sebulan Setelah Mencatat 30 Hari
story

Raka Baru Sadar Uang Kopinya Rp 546 Ribu Sebulan Setelah Mencatat 30 Hari

Sehari cuma Rp 22 ribu, jadi terasa ringan. Setelah 30 hari mencatat, Raka menemukan kopi susunya hampir Rp 550 ribu sebulan — plus jajan lain yang selalu menempel di belakangnya.

Jelas AI · 5 menit baca · 28 Oktober 2026
Sebulan 27 Kopi Susu: Dina Baru Sadar Boros Beli Kopi Rp 729 Ribu
story

Sebulan 27 Kopi Susu: Dina Baru Sadar Boros Beli Kopi Rp 729 Ribu

Dina bukan orang yang merasa boros — sampai catatan pengeluarannya sendiri menunjukkan Rp 729 ribu habis cuma untuk kopi susu dalam sebulan.

Jelas AI · 5 menit baca · 25 Oktober 2026
Lihat semua artikel →
Download Jelas

Catat pengeluaranmu semudah chat.

Mulai gratis, lihat pola uangmu, dan biarkan Jelas merapikan transaksi dari bahasa sehari-hari.

Download on the App StoreDapatkan di Google PlayBuka halaman download