Berapa kali kamu merasa kehabisan uang meskipun gaji sudah masuk? Menurut survei Jakpat Financial Health Survey 2023, 60% karyawan Indonesia mengaku gaji habis sebelum akhir bulan minimal sekali dalam 3 bulan terakhir. Ini karena kita sering mengalami pengeluaran yang tidak terduga, seperti biaya medis atau kerusakan mesin rumah.
Mungkin kamu sudah pernah mendengar tentang pentingnya memiliki dana darurat, tetapi tidak tahu caranya. Membuat dana darurat dari gaji bulanan tidak sulit, dan di artikel ini, kita akan membahas beberapa tips untuk membuatnya.
Apa Kata Data?
Berdasarkan data OJK, lebih dari separuh karyawan Indonesia masih mengandalkan pendapatan aktif sebagai sumber penghasilan utama. Ini berarti bahwa kita harus lebih bijak dalam mengelola keuangan kita untuk memastikan keamanan finansial. Menurut survei Jakpat Financial Health Survey 2023, kenaikan gaji rata-rata tidak diimbangi peningkatan tabungan — 55% penerima kenaikan gaji justru melaporkan pengeluaran yang ikut naik. Ini adalah tanda bahwa kita perlu lebih bijak dalam mengelola keuangan kita.
Tip 1: Tentukan Tujuan Dana Darurat
Sebelum membuat dana darurat, kita perlu menentukan tujuan apa yang ingin kita capai. Apakah kita ingin membiayai biaya medis yang tidak terduga, atau membiayai kerusakan mesin rumah? Tujuan ini akan membantu kita menentukan berapa banyak uang yang harus kita simpan.
Tip 2: Hitung Biaya Darurat
Setelah menentukan tujuan, kita perlu menghitung biaya darurat yang kita perlukan. Berapa banyak uang yang kita butuhkan untuk membiayai biaya medis yang tidak terduga, atau membiayai kerusakan mesin rumah? Kita dapat menggunakan aturan 3-6 bulan untuk menentukan jumlah dana darurat yang kita perlukan. Aturan ini menyarankan bahwa kita harus memiliki dana darurat yang setara dengan 3-6 bulan gaji bulanan.
Tip 3: Simpan Uang Darurat
Setelah menentukan tujuan dan menghitung biaya darurat, kita dapat mulai menyimpan uang darurat. Kita dapat memulai dengan menyimpan 10% dari gaji bulanan kita, dan kemudian meningkatkan jumlahnya secara bertahap. Kita juga dapat menggunakan aplikasi keuangan seperti Jelas untuk membantu kita menyimpan uang darurat.
Tip 4: Jangan Menghabiskan Dana Darurat
Setelah kita memiliki dana darurat, kita harus menjaga agar tidak menghabiskannya. Kita dapat memisahkan dana darurat dari dana tunai kita, dan hanya menggunakan dana darurat untuk keperluan darurat saja. Kita juga dapat menggunakan aplikasi keuangan seperti Jelas untuk membantu kita menjaga dana darurat kita.
Belajar membuat dana darurat dari gaji bulanan tidak sulit, dan di artikel ini, kita telah membahas beberapa tips untuk membuatnya. Jangan lupa untuk menjaga dana darurat kita agar tidak menghabiskan.